Kamis, 22 Maret 2012

Tugas kelompok - intelegensi


WARD C. HALSTEAD : BRAIN AND INTELLIGENCE

Ward C. Halstead adalah seorang neurologist lulusan northwestern university,dan mengajar di fakultas kedokteran Chicago university. Sebagai seorang neurologist yang mengedepankan aspek neuropsikologi dalam evaluasi pasiennya. Bagi halstead, ada hubungan erat antara aspek biologis dan prilaku. Halstead mengembangkan sebuah alat tes yang dinamai Hastead-Reitan neuropsychological test battery (HRNTB) dengan rekannya Ralph Retan. Yang mendirikan laboratoriumnya sendiri di Indiana university medical center pada 1951. Tes ini pada awalnya dikembangkan untuk mengevaluasi mereka yang mengalami kerusakan otak.
Menurut halstead intelejensi dipengaruhi fungsi gungsi di otak yang bebas dari aspek kebudayaan. Fungsi fungsi otak ini sangat vital bagi proses belajar,yang diyakininya berhubungan erat dengan aspek biologis. Ada 4 faktor yang mempengaruhi intelejensia seseorang menurut halstead,yaitu :
·         Faktor C (central integration)
Sangat erat kaitannya dengan kesadaran dan mewakili pengalaman pengalaman psikologis dari seseorang

·         Faktor A (Abstraction)
Berkaitan dengan kemampuan individu merespon pengalaman psikologis yang baru

·         Faktor P (power)
Merupakan faktor internal akan kemampuan mental individu dalam memproses pengalaman pengalaman psikologis yang berbeda dari satu orang dengan lainnya. Menurut halstead faktor ini terkait dengan motivasi.

·         Faktor D (direction)
Diwakili oleh mekanisme perceptual akan suatu rangsang sensoris





Demikian penjelasan dari kelompok kami, mudah mudahan bermanfaat bagi agan agan sekalian.
Wassalam..
HIDUP MAHASISWA!
:*

Sabtu, 17 Maret 2012

INTELIJENSI



Selamat malam teman teman sebangsa,setanah air dan sependeritaan.dan selamat bermalam minggu bagi yang merayakan,walaupun konsep itu sedikit asing bagi saya *sigh
oke kembali ke substansi,apa itu intelijensi umumnya kata kata seperti kecerdasan,kemampuan belajar dan kapasitas berpikir langsung mengemuka itu secara umum tidak salah namun dalam posting kali ini saya akan membahas tentang defenisi intelijensi menurut para ahli.

tidak afdol membawa topik intelijensi jika tidak menyebut Alfred binet.nama ini adalah yang paling terkenal dari bidang intelijensi. menurutnya intelijensi terdiri dari kemampuan untuk mengarahkan pikiran atau tindakan, kemampuan untuk mengubah arah tindakan jika telah dilakukan, dan kemampuan untuk mengkritik diri sendiri (autocriticsm). menurut david wechsler intelijensi adalah kemampuan untuk berpikir terarah dan rasional serta menghadapi lingkungannya secara adaptif.Edward lee thorndike mengatakan bahwa intelijensi adalah kemampuan untuk memberikan respon yang baik dari sebuah pandangan atau fakta .dari defenisi2 tersebut saya dapat menarik kesimpulan bahwa:


  • intelijensi merupakan potensi kognitif yang melibatkan kemampuan berpikir rasional dan digunakan sebagai penghubung kita dengan dunia
itu adalah intelijensi menurut pemahaman saya. nah jadi bagaimana menentukan tingkat intelijensi seseorang? kita tahu bahwa intelijensi merupakan proses kognitif, yang mana gak bisa di lihat. jadi para ahli telah mengembangkan serangkaian tes untuk mengukur tingkat intelijensi seseorang. apa saja? tunggu posting berikutnya :p

Sabtu, 10 Maret 2012


TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN



Psikologi pendidikan secara umum adalah disiplin ilmu psikologi yang khusus mempelajari proses belajar dan mengajar dalam lingkungan pendidikan. Ketika kita mendengar lingkungan pendidikan,tentu kita akan menyebut sekolah,universitas,tempat les atau  bahkan dirumah di lingkungan keluarga juga termasuk lingkungan pendidikan.
Namun kemudian ada internet,sebuah jaringan global yang dapat menampung segala macam bentuk informasi baik positif maupun negatif,memungkinkan kita memperoleh segala  macam informasi dimanapun kita berada. Nah,itulah pentingnya dizaman serba digital seperti sekarang ini untuk menguasai yang namanya teknologi informasi. Salah satu manfaat teknologi informasi khususnya internet adalah dimungkinkan nya kita belajar secara online yang di konsepkan dalam istilah E-learning.
Di indonesia khususnya medan program E-learning sedang populer di banyak institusi akademis swasta maupun negri. Fakultas psikologi usu juga tak mau ketinggalan mengembangkan proses pembelajaran melalui media online. Contohnya mata kuliah psikologi pendidikan yang mewajibkan tiap pesertanya memiliki account g-mail dan blog,setiap mahasiswa dituntut untuk menuangkan pemikiran mengenai topik yang relevan dalam psikologi pendidikan minimal sekali seminggu. Hal ini tentu membuat mahasiswa yang sebelumnya gaptek jadi belajar untuk mengenal manfaat internet dalam proses E-learning. Proses pembuatan blog yang menarik tentu akan merangsang kreativitas mahasiswa dan memberikan mereka kesempatan untuk mengeksplor bakat dan kemampuan berimajinasi. Mahasiswa juga akan lebih aktif mencari referensi pembelajaran diluar yang diberikan dosen. Namun ada juga kelemahan dari E-learning ini yaitu :
·         Membutuhkan fasilitas dan waktu yang memadai
·         Sulitnya mengkoordinir mahasiswa untuk online pada satu waktu
·         Kurang efektif bagi beberapa mahasiswa yang tidak terbiasa
·         Sullitnya mengubah paradigma bahwa belajar itu harus ‘tatap muka’

Kesimpulan kelompok kami,bahwa program E-learning cukup menarik untuk di implementasikan dalam proses pembelajaran psikologi pendidikan maupun mata kuliah lainnya.

Jumat, 09 Maret 2012

Psikologi Pendidikan 101

Assalamualaikum Wr.Wb

Selamat malam agan agan bumi yang terpilih,ini merupakan post pertama saya yang (akhirnya) ada hubungannya dengan bidang yang saya geluti,ilmu psikologi.
Nah,tentu agan agan sudah farmiliar dengan kata pendidikan,mengingat sebagian besar dari kita menghabiskan setidaknya sepertiga hidup dalam institusi2 pendidikan bernama sekolah dan universitas. Pendidikan dalam psikologi juga merupakan salah satu topik major dan psikologi sendiri memainkan peran penting dalam pelaksanaan proses belajar karena objek dalam pendidikan sama dengan psikologi,yaitu manusia.
Psikologi pendidikan secara umum adalah ilmu yang memperlajari proses belajar dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan.beberapa tokoh yang berjasa dalam bidang ini adalah william james bapak aliran fungsionalisme yang mempelajari proses belajar mengajar di ruangan kelas dan john dewey,seorang pelopor dalam pendidikan modern. salah satu pandangannya yang influental adalah bagaimana ia memandang murid sebagai active learner (pembelajar aktif) dimana dia menentang konsep pendidikan konservatif pada waktu itu yang menekankan bahwa peserta didik cuma duduk diam dan mendengarkan.
Dewey berpendapat bahwa peserta didik akan belajar lebih baik jika mereka aktif dalam kelas dia juga punya visi bahwa seharusnya pendidikan juga memberikan kemampuan untuk memecahkan masalah secara reflektif menggunakan nalar pada diri anak secara keseluruhan dan membimbing mereka untuk bisa beradaptasi dengan lingkungannya. Dewey juga salah berpendapat bahwa setiap anak seharusnya mendapat pendidikan yang layak.
Berikutnya E.L Thorndike memfokuskan diri dalam memberi dasar ilmiah untuk psikologi pendidikan kontemporer dia berpendapat bahwa anak harus dilatih kecerdasan nalarnya untuk memecahkan tiap masalah yang datang.

Nah,tadi itu merupakan insight sekilas dari bidang yang menarik ini untuk tahu lebih dalam akan kita bahas dalam post yang akan datang.Semoga berguna bagi agan agan sekalian 

Assalamualikum,selamat malam, Hidup Mahasiswa !


Selasa, 06 Maret 2012

here comes nothing

Singkat saja, nama saya okto usia 19 nanggung, single fighter, sayang mama papa.

dimohon bimbingannya dalam dunia yang sama sekali baru bagi saya ini



terima kasih :*